Monday, May 24, 2010

Kisah Menyentuh Kiper Berjari Tiga



LAHIR dalam keadaan cacat tak selalu menghalangi cita-cita seseorang. Joseph Pritchard sedang mencoba membuktikannya. Bocah berumur delapan tahun ini yakin bisa mewujudkan cita-citanya kelak untuk menjadi kiper salah satu klub Liga Primer meski kedua tangannya hanya berjari tiga.

Sejak lahir, jari tangan Pritchard memang hanya tiga, baik kanan maupun kiri. Namun, dia tetap giat berlatih dan berharap sukses sebagai kiper. Bocah ini kini memperkuat tim di sekolahnya, Churchdown Panthers.

Kisah bocah ini cukup unik dan akhirnya menyebar ke mana-mana. Bahkan, aparel raksasa Puma akhirnya mendengarnya. Maka, Puma langsung membuatkan kaus tangan khusus untuknya yang hanya berjari tiga. Kaus tangan itu bertuliskan namanya pula. Ini jelas akan memacu motivasi dan semangatnya untuk menjadi kiper pertama berjari tangan tiga.

Kaus itu diberikan kepada Pritchard sebagai hadiah Natalnya. Tentu saja, Pritchard sangat bahagia, apalagi dia diberi empat pasang.

Sebelumnya, Pritchard terpaksa memakai kaus tangan biasa yang dirancang berjari lima. Ini ternyata cukup menyulitkannya. Sebab, selain ada dua ruas yang tak terpakai, kaus itu sering meleset dan jatuh.

Begitu mengetahui anaknya sangat antusias dan bersemangat menjadi kiper, ayahnya, Darren Pritchard, dan ibu tirinya, Helen, berusaha mengajukan permohonan dibuatkan kaus tangan khusus kepada beberapa perusahaan olahraga. Namun, akhirnya Puma yang datang sendiri setelah mendengar kisah Pritchard.

"Kaus tangan itu sangat membantuku karena tak jatuh lagi dari tanganku ketika kupakai bermain. Kaus itu juga cocok buatku. Itu merupakan hadiah terbaik yang pernah kumiliki," kata Joseph Pritchard yang justru mengidolakan striker Manchester United, Wayne Rooney.

Ayah Pritchard mengisahkan, "Ketika dia membuka kotak hadiah dan melihat ada kaus tangan, wajahnya langsung menyala dan merona."

Pritchard sangat menyayangi kaus tangannya. Bahkan, bocah yang sekolah di Churchdown Village Junior School itu sering memakainya ketika berada di dalam rumah.

Itu bukti betapa dia begitu serius dan terobsesi menjadi kiper. Setidaknya, kiper berjari tangan tiga telah lahir. Semoga kelak dia menjadi kiper hebat dengan keterbatasannya./* (SUN)


http://bola.kompas.com/read/xml/2009/01/06/07570211/telah.lahir.kiper.be...

0 comments:

Post a Comment